9.11.09

yesterday

yesterday
I want to repeat the day I used to live yesterday..
or else
I wish I will have the same day like yesterday in tomorrow..
and forever in my life, just like yesterday
or even more wonderful.

12.10.09

Fear and Happiness

Fear. Rasa takut.
Gw ga tau pastinya apa definisi rasa takut itu sendiri. Ya mungkin kalo gw buka Kamus Besar Bahasa Indonesia, gw bakal menemukan artinya secara harfiah. Tapi gw rasa ga ada definisi yang mutlak tentang rasa takut itu sendiri. Tiap orang memiliki definisi yang berbeda, tiap orang memiliki ketakutan terhadapa sesuatu yang berbeda-beda.
Bicara soal takut, kita juga mengenal sama yang namanya phobia. Sebenernya ada perbedaan antara takut dengan phobia, sih. Phobia itu lebih merujuk terhadap sesuatu yang irasional untuk ditakutin, kayak misalnya philophobia (takut jatuh cinta),dll.Banyak jenis phobia, karena objek-objek yang ditakutin itu beragam juga.
Buat gw pribadi, waktu kecil gw takut banget sama laba-laba. Bahkan ngeliat fotonya aja gw histeris. Seiring gw bertambah dewasa, agak berkurang sih rasa takut gw sama laba-laba. Bagaimana perkembangan tersebut, akan gw jabarkan dibawah ini:

1. Dulu gw takut segala jenis laba-laba. Baik melihat secara langsung atau secara tidak langsung melalui media seperti buku, TV,mainan, dll
2.Sekarang gw takut segala jenis laba-laba KECUALI SPIDERMAN.hahahaha

Happiness. Kebahagiaan
Mungkin sebagian dari lo bingung, knp gw tiba-tiba kontradiktif n ga nyambung. In facts, akhir-akhir ini gw ngerasa kedua hal itu sangat berhubungan satu sama lain. Ketika gw ngerasa bahagia, di saat yang bersamaan gw ngerasa sangat-sangat takut. Gw takut kelak kebahagiaan itu akan lepas dan hilang dari gw. Gw takut karena rasa bahagia yang berlebihan itu, euphoria itu, nantinya akan berubah menjadi sangat menyakitkan jika suatu saat nanti bukan menjadi milik gw. Hal itu karena awalnya gw mikir, kalo hidup di dunia ini ga mungkin mulus-mulus aja. Ketika kita dapat kebahagiaan, dapat rejeki, dll nantinya pasti ada hambatan dan cobaan yang harus kita lewati. Semua itu untuk menguji kita, apakah kita benar-benar pantas mendapat kebahagiaan itu. Gw berpendapat kalo kelak kebahagiaan kita itu hilang, ada 2 arti:

1. Itu sebenarnya adalah kebahagiaan semu. Kelak kita akan menemukan kebahagiaan yang sejati setelah kita berhasil melewati cobaan yang kita alami.
2. Kita gagal dalam memaknai dan mempercayai bahwa kebahagiaan yang kita punya sekarang adalah kebahagiaan sejati kita yang perlu mati-matian kita perjuangkan. Mungkin sebenarnya itu adalah kebahagiaan sejati kita, tapi karena kita bersugesti kalo itu adalah sesuatu yang semu dan kita kurang struggle dalam mempertahankannya, maka hilang lah kebahagiaan itu karena sugesti dan prasangka buruk dari kita sendiri.

Gw sangat bersyukur dengan apa yang gw punya di hidup gw sekarang. Gw bisa hidup sehat secara jiwa dan raga. Gw punya keluarga, gw punya teman-teman, gw punya cowok, yang meskipun mereka semua itu sbnrnya ga sempurna (mengingat di dunia ini ga ada yang sempurna), tapi bagi gw, mereka semua itu melengkapi hidup gw. Manusia emg ga pernah puas, ga bakal ada kata sempurna. Tapi sempurna itu kita capai saat kita belajar untuk menerima. Contoh misalnya kita dapet nilai 80, sbnrnya ada yang dpt 100, dan kata sempurna itu divonis pada angka 100, tapi karena kita yakin bahwa nilai 80 itu pantas untuk kita karena memang usaha belajar kita setara dengan angka 80, maka nilai itu sempurna bagi kita. Karena kita belajar untuk menerima, dalam kasus ini menerima kekurangan diri sendiri, dan berusaha memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang sengaja atau ga sengaja kita buat.

Dan kebahagiaan yang gw miliki sekarang, kalo emg Yang Kuasa juga berkehendak, gw yakin adalah suatu kebahagiaan yang sejati. Gw yakin karena gw tau bahwa gw percaya dan bakal mempertahankan kebahagiaan gw sekarang ini mati-matian. Dan walaupun rasa takut itu kadang muncul saat gw merasa bahagia, gw anggep itu sebagai pengontrol agar gw ga terlena dalam kebahagiaan. Gw harus terus berjuang dan kuat, ga peduli seberat apapun harga yang gw bayar untuk mempertahankannya..




especially in this case, I really hope that both of us can keep holding on side by side to complete each other.to reach our dreams together.to accept each other.to laugh and to cry through good times and bad times.to love each other.to believe each other, listen and share.forgive and forget.I love you, and I always do...

9.9.09

point of clarification

awalnya gw emang bikin blog ini buat sharing, saat ga tau harus share kmana sedangkan hati udah urgent n butuh pelampiasan. tapi lama kelamaan, kok gw ngerasa blogging ini sebenarnya ga begitu gw butuhin. Cause I've got what I need.
Cause I've got someone to share about everything in my life.
Cause I've got a shoulder to cry on.
Ga ada lagi sendirian. Ga ada lagi bingung mau cari solusi ke siapa.
He's becoming my lover, my best friend, my teacher, my dad on a soul...
He's fulfilling the emptiness in my heart.
I used to write all about my feeling,
Tapi entah knp sekarang gw agak2 susah mentransformasikan perasaan gw ke dalam tulisan. This feeling for him, it's so indescribable.
N kalopun gw ttp ngepost sesuatu di blog ini, it won't be something private about me and him. I might be just telling some common topics about my life.
Ga ada lagi love story yang bakal gw umbar skr. Maybe I've told about the past one, but not to tell you about my present with him.
There are so many private things about me and him, and no one need to know
Karena setiap gw mencoba menulis dan mostly topiknya adalah love life, sedangkan skr gw ga mau lagi cerita2 secara frontal, maka kita tarik kesimpulan bahwa gw akan sangat jarang update blog ini..Dan gw mau mencabut statement gw sebelumnya kalo love story is my favorite heading to share..
I won't share about it with public anymore...
Is it too soon to say good bye for blogging, anyway?

3.7.09

semua tentang lo itu misteri

harus ke mana gw mencari tau
siapa elo sebenernya
hampir ga ada satu pun org yang bnr2 memahami elo
bahkan temen lo yang paling deket pun ga sepenuhnya tau elo
semua tentang lo itu misteri
semua tentang lo itu serpihan puzzle yang bertebaran
semua tentang lo itu variabel yang sulit ditemukan pemecahannya
gw bisa gila ini. ga tau hrs gimana
gw cuma bisa berharap gw adalah salah satu org yang beruntung
yang punya kesempatan untuk deket sama lo
mencoba mengungkap siapa elo sebenernya
berusaha memahami elo. nerima elo apa adanya
gw ga peduli walaupun lo ga romantis
gw ga perlu kata2 penuh omong kosong yang cuma bisa memberikan harapan palsu
gw suka cara ngomong lo yang simpel dan sederhana
to the point. ga neko-neko. realistis
huaa lama lama gw gila
semoga perasaan ini terbalas.amin.

26.6.09

cinta jaman dulu part 2

lanjutan ttg paijo(krn ol di hp dan tau2 ada urusan.drpada diapus mending dipost dulu hoho)
ya jadilah pas gw sampe rumah,gw tlp paijo k no tlp rumahnya.kebetulan yg angkat adalah adik cewe si paijo.begini kira2 pembicaraannya:
gw: halo assalamualaikum, bisa bicara dgn paijo?
Adik paijo: (memanggil paijo) mas..your friend.mas..your friend.
Gaul bgt adiknya.kecil2 udah menanamkan bhs internasional di khidupan sehari hari.ga lama paijo pun mengangkat tlp.
Paijo:halo?
Gw:halo.ini paijo ya?ni gw bimi.td katanya lo nangis pas gw ksh surat?
Paijo:mm......(gw anggep artinya iya)
gw:maaf ya.
Paijo:........
Gw:yawda ya daah..

Goblok abis.haha dasar anak sd.gw jg ga tau apa yg ada di pikiran ampe berbuat hal2 ekstrim seperti itu. Gw sekarang bener2 berubah.sangat gengsi dan jaim dalam mengungkapkan perasaan gw.
Walau mungkin itu lbh etis dilakukan sbg seorang cewe,tp kadang2 gw jd kangen sama bimi yg dulu. Even terkesan gila dan tolol, tp setidaknya dulu gw emg bnr2 tulus ikhlas suka sama org. Spread the love no matter whether they will do the same thing or not. Skr gw hampir ga pnah seutuhnya suka sama org,bahkan cenderung menghindar.takut sakit.takut kecewa.egois.akhir2 ini justru org yg gw suka berasumsi kalo gw benci dia,saking gengsi dan angkuhnya gw skr.
Tp ngomong2 ttg paijo, gw jd inget suatu momen yg sangat lucu. Silly but sweet. Waktu itu gw,paijo,dan seorang temen gw ketemu di sebuah pertunjukkan seni. Back when I was 2th grade and he was 3th grade. Temen gw itu tau2 ngom k paijo dan gw denger pembicaraan mereka jelas2.

Temen gw: paijo,lo jagain bimi baik2 ya.
Paijo: ya Insya Allah pasti gw jagain si bimi..

Bisa bayangin ga seorang anak kelas 3 sd ngom kyk gt?nb:dia ngom nya di dpan nyokapnya pula.

Bisa bayangin ga perasaan seorang anak kelas 2 sd denger kakak kelas pujaan hatinya bilang mau ngejagain dia?

Perasaan senang yg begitu polos dan simpel. Kata2 sederhana yg mampu buat kenangan tersendiri.

But everytime I think about that moment when he was crying after receiving my silly love letter, perasaan naksir tp ilfil berkecamuk dalam batin gw.
Gw rasa segitu dulu.tenang aja,kepolosan yg nyerempet tolol gw dalam love life belum berakhir..lain kali pasti gw cerita2,because this is my favorit heading to share;)

cinta jaman dulu

entah knp tau-tau jd yellow mellow..
Inget2 cinta jaman dulu.polos nyerempet tolol.
Kalo kita mengkaji standard etika pendekatan antara pria dan wanita pada umumnya: wanita tinggal nunggu malu2 kuda, pria memburu dgn aktif.tp ketika gw kecil dulu ga ngerti hal itu atau bahkan ngerti tp menentang.kalo gw naksir orang pasti gw terang2an ngasi tau.lewat surat cinta hihi.pokoknya ga ada jaim sama sekali.ga kepikiran takut ditolak.yg penting adalah gmana caranya dia tau kalo gw suka sama dia.
Pertama kali gw naksir cowo pas tk.gw inget bgt namanya rangga.kalo dideskripsiin, rangga tuh putih,agak gendut,chubby,rambutnya tajem.ga ada alasan yg jelas knp tau2 naksir.ganteng aja kali ya.tp gw ga action sama sekali sih pas naksir rangga ini.maklum masih tk.di antara cowo yg gw taksir selama hidup gw,cm dia yg ga ada di facebook friend list gw.ga nemu,lupa nama panjangnya siapa.
Cowo yg gw taksir selanjutnya wkt gw duduk di bangku kelas 2 sd. Dia temen satu les bhs inggris gw. Anggap aja namanya paijo. Paijo itu tinggi,gede,gendut,rambutnya agak botak.dia jg memiliki sense of humour yg tinggi. Gw lumayan lama naksir sama paijo, dr kelas 2 sd sampe kelas 5 sd. Pas gw kelas 4 sd,kebetulan gw pindah k skul si paijo. Tp kita ga punya wkt ketemu yg cukup krn dia bakal lulus setahun lbh cpt dr gw(dia kakak kelas diatas gw)
nah sebelum momen perpisahan itu,gw berniat mengungkapkan perasaan gw thdp paijo.gw merancang sebuah surat cinta.sungguh konyol.gw inget bgt wkt itu gw nyobek kertas dr buku, trus nulis pake tinta ijo(biar lbh berkesan drpada pake tinta item kan std bgt)
gw lupa isinya apaan, ya intinya blg kalo gw suka sama dia.dah selesai,sbg finishing touch gw semprot pake parfum kakak gw hahahaha.jiji.najis kalo gw inget2 lg..
Besoknya gw dtg ke sekolah dgn semangat '45. Pas istirahat kedua,gw dgn pedenya menuju naik menuju kelas 6. Saat itu gw kelas 5. Intinya: saya adalah seorang adik kelas yang dengan pedenya masuk ke kelas senior dan ngasi surat cinta langsung ke orangnya. Keadaan saat itu tdk bs dijelaskan, byk anak kelas 6 yg ngecengin gw.gw ga peduli.
Pas gw pulang sekolah, muncul isu bahwa paijo NANGIS setelah gw kasih surat. Entah nangis terharu atau malu. Tp kalo dipikir2 ngapain juga malu,harusnya bangga dong ada yg naksir? Aura ilfil mulai terasa.
Sampe rumah,gw tlp paijo. Berniat minta maaf,padahal gw ga salah juga sih.

19.6.09

Penjual DVD Yang Menyebalkan

Sebenarnya hari ini cukup menyenangkan karena segala urusan lpj buat sponsor eco friendly teen telah diselesaikan. Tapi lama2 gw ngerasa kok hari ini agak menyebalkan.

Pertama pas gw mau pulang naik jemputan. Semuanya udah ngumpul kecuali satu bocah smp. Kita jadi kelamaan nunggu dia dan jadinya mepet sama waktu sholat jumat.Alhasil satu bocah smp lain yang berjenis kelamin cowo jadi menuntut agar kita nunggu lagi n pulang abis sholat jumat. Gw dan anggota jemputan lain pun sangsi. Supir jemputan juga sangsi. Sebagai satu2nya anak SMA gw merasa diatas angin. Gw langsung menyerukan agar kita jangan byk bacot. Sebaiknya kita cepet pulang biar yg sholat jumat masih keburu. Case solved tp tetep aja gedeg. Kalo aja si bocah smp ga kelamaan beli makanan, pasti kita udah pulang dengan damai tanpa terburu-buru.

Trus pas pulang gw mampir ke giant deket rumah gw buat beli karton. Abis itu gw ke lantai atas beli dvd. Gw akhirnya memilih dvd Bride Wars dan segera melakukan transaksi. Gw mengeluarkan selembar uang Rp 20.000. Harga satu dvd Rp 11.000. Kembaliannya berapa anak2? Tentunya Rp 9.000. Dengan juteknya tuh mbak2 dvd bilang kalo ga ada kembalian. Trus ga mau usaha nuker duit lagi. Mungkin gpp kalo dr awal gw dtg tuh mbak bersikap ramah. Tapi emg dr awal gw dtg tuh mbak2 malah berdiri membelakangi gw, asik nonton tv sendiri seakan-akan gw cuma angin lalu. Gw pun tambah emosi tapi di satu sisi prihatin sama mba2 itu.

Udah hidupnya susah, ga nyadar buat berusaha dan ngubah nasib lagi. Buat sekedar nuker duit kembalian aja males, gw rasa emg dia ga siap buat hal2 lebih lainnya. Sorry to say, tp klo kayak gini terus gw rasa tuh mbak bakal mentok jadi penjual dvd aja seumur hidupnya..Jangan dicontoh ya guys, gw harap lo semua bisa dpt pelajaran dr pengalaman gw ini. Even kesannya cuma hal kecil, tp ngaruh bgt sama kinerja kita nantinya. Ayo semangat ini era globalisasi! Bertahan atau mati!